Indonesia Buka Suara Terkait Pembakaran Alquran di Swedia

- Senin, 23 Januari 2023 | 20:17 WIB
Kemenlu RI kecam pembakaran Alquran di Swedia. (Sekretariat Kabinet)
Kemenlu RI kecam pembakaran Alquran di Swedia. (Sekretariat Kabinet)

Kebaca.com - Indonesia mengecam keras aksi pembakaran Alquran yang dilakukan oleh seorang politisi Swedia saat terjadi demonstrasi anti Turki.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia merespons yang tegas melalui sebuah tweet di akun Twitter resmi mereka, @Kemlu_RI: "Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al-Qur'an oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm (21/1)."

Kemudian Akun Kemenlu menegaskan bahwa kebebasan ekspresi tidak boleh dimanfaatkan dan harus digunakan secara bertanggung jawab.

"Aksi penistaan kitab suci ini telah melukai dan menodai toleransi umat beragama. Kebebasan ekspresi harus dilakukan secara bertanggung jawab," tambah pernyataan dari , @Kemlu_RI.

Baca Juga: 7 Manfaat Daun Pepaya yang Perlu Diketahui untuk Kesehatan

Rasmus Paludan melakukan aksi protes dengan cara membakar Alquran terhadap Turki dan menolak Swedia bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Paludan adalah pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras. Paludan juga berkewarganegaraan Swedia, dan dalam masa lalunya dia telah menggelar beberapa demonstrasi, dimana salah satunya dia membakar Alquran.

Izin yang diperolehnya dari polisi disebutkan bahwa protesnya tersebut diarahkan untuk Islam, serta upaya Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk mempengaruhi kebebasan berekspresi di Swedia.

Beberapa negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Yordania, dan Kuwait mengecam keras pembakaran Alquran.

Halaman:

Editor: Ade Hery Ardian

Sumber: Twitter @Kemlu_RI

Tags

Terkini

X