• Sabtu, 10 Desember 2022

Tidak Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2022, Para Pemain Timnas Iran Harus Siap-Siap …

- Rabu, 23 November 2022 | 09:00 WIB
Momen para pemain timnas Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan.  (Twitter @vsrsus)
Momen para pemain timnas Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan. (Twitter @vsrsus)

Kebaca.com - Para pemain timnas Iran dapat menghadapi hukuman jika mereka tidak menyanyikan lagu kebangsaan dalam sisa pertandingan grup Piala Dunia 2022, setelah seorang politisi mengatakan negara itu "tidak akan pernah membiarkan siapa pun menghina lagu kebangsaan kami".

Para punggawa timnas Iran tetap diam saat lagu kebangsaan dimainkan sebelum kekalahan 2-6 dari Inggris pada hari Senin (21/11), sebagai bentuk dukungan simbolis untuk gerakan protes yang mengguncang Iran sejak kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun dalam tahanan polisi bulan September lalu.

Baca Juga: Arab Saudi Kalahkan Argentina, Pemerintahnya Beri Hadiah untuk Semua Warga

Timnas Iran sebelumnya menuai kritik dari pengunjuk rasa karena berkompetisi di Qatar, dan rekaman mereka membungkuk di depan Presiden Ebrahim Raisi pada pertemuan pelepasan yang mengundang lebih banyak kemarahan masyarakat.

Pada hari Selasa (22/11), Mehdi Chamran, ketua dewan kota Teheran, mengatakan (dilansir Kebaca.com dari The Guardian): “Kami tidak akan pernah membiarkan siapa pun menghina lagu kebangsaan dan bendera kami. Peradaban Iran memiliki sejarah beberapa ribu tahun, peradaban ini setua total peradaban Eropa dan Amerika.”

Sementara itu, seorang anggota parlemen konservatif di Kurdistan menyerukan agar timnas digantikan oleh para pemuda yang setia dan revolusioner yang bersedia menyanyikan lagu kebangsaan mereka.

Media Iran yang sangat disensor sangat sedikit menyebutkan tim yang tidak menyanyikan lagu kebangsaan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pasti Tinggalkan Manchester United Setelah Karena …

Kayhan, mungkin surat kabar yang paling dekat dengan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, melampiaskan kemarahannya pada cara pengunjuk rasa menyoraki kemenangan Inggris, dengan mengatakan: "Selama berminggu-minggu media asing telah melakukan perang psikologis-media yang kejam dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap tim ini.”

Halaman:

Editor: Ade Hery Ardian

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dani Alves Ungkap Alasan Brasil Dikalahkan Kamerun

Sabtu, 3 Desember 2022 | 10:41 WIB

Pele Dilarikan ke Rumah Sakit, Terungkap Alasannya

Sabtu, 3 Desember 2022 | 10:11 WIB

Juara Tinju Dunia Ancam Lionel Messi, Mau Dihajar?

Senin, 28 November 2022 | 22:17 WIB

Terpopuler

X