Terungkap Ratusan Pekerja Merenggang Nyawa di Qatar Demi Piala Dunia 2022

- Jumat, 2 Desember 2022 | 20:09 WIB
Piala Dunia 2022 di Qatar.  (Twitter @FIFAWorldCup)
Piala Dunia 2022 di Qatar. (Twitter @FIFAWorldCup)

Kebaca.com - Pejabat Qatar yang bertanggung jawab untuk Piala Dunia 2022 mengatakan jumlah pekerja migran yang meninggal dalam proyek terkait Piala Dunia adalah "antara 400 dan 500 orang".

Hassan al-Thawadi, sekretaris jenderal Komite Tertinggi untuk pengiriman dan warisan, membuat pengakuan dalam sebuah wawancara tetapi mengatakan angka yang tepat untuk jumlah korban jiwa masih "didiskusikan".

Baca Juga: Eks-Pemain Arsenal dan Manchester City Ini Ditunjuk Sebagai Manajer Baru Wigan Athletic

“Perkiraannya sekitar 400. Antara 400 sampai 500. Saya tidak punya angka pastinya, itu yang sedang dibicarakan,” kata Hassan al-Thawadi pada acara TV Piers Morgan Uncensored, dilansir Kebaca.com dari The Guardian.

“Satu kematian terlalu banyak, sesederhana itu. Tapi setiap tahun standar kesehatan dan keselamatan di situs meningkat, setidaknya di situs kami, situs Piala Dunia, yang menjadi tanggung jawab kami. Pasti sejauh Anda memiliki serikat pekerja dengan memuji pekerjaan yang telah dilakukan di situs Piala Dunia dan peningkatannya,” sambungnya.

Setelah wawancara, ada kemarahan atas komentar Hassan al-Thawadi dengan Nicholas McGeehan dari kelompok advokasi Fair Square yang mengatakan: “Ini hanyalah contoh terbaru dari kurangnya transparansi Qatar yang tidak dapat dimaafkan tentang masalah kematian pekerja.”

“Kami membutuhkan data yang tepat dan penyelidikan menyeluruh, bukan angka samar yang diumumkan melalui wawancara media. FIFA dan Qatar masih memiliki banyak pertanyaan untuk dijawab, paling tidak di mana, kapan, dan bagaimana orang-orang ini meninggal dan keluarga mereka menerima kompensasi,” tuturnya kemudian.

Baca Juga: Juara Tinju Dunia Ancam Lionel Messi, Mau Dihajar?

Komite Tertinggi selalu menyatakan hanya ada tiga kematian terkait pekerjaan dan 37 kematian tidak terkait pekerjaan di antara pekerja migran di stadion Piala Dunia sejak pembangunan untuk turnamen dimulai pada 2014.

Halaman:

Editor: Ade Hery Ardian

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anaknya Ronaldinho Gabung ke Barcelona

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:57 WIB

Manchester United Resmikan Striker Asal Belanda

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:49 WIB

Dapat Tekanan di Everton, Begini Kata Frank Lampard

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:40 WIB

Bruno Fernandes Ungkap Keinginan Sebelum ...

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:32 WIB

Messi Gabung ke Klub Arab Saudi?

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:25 WIB

Inikah Sosok Striker Baru MU?

Jumat, 13 Januari 2023 | 19:28 WIB

Liga 2 Dihentikan! Begini Alasan PSSI

Jumat, 13 Januari 2023 | 19:02 WIB

Pemain Bayern Munich Ini Alami Masalah Jantung

Rabu, 11 Januari 2023 | 17:20 WIB
X